← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Asal Usul Pala dan Cengkih

Usia 3–7 · 3 menit 7 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Masakan apa di rumah kalian yang harumnya tercium sampai ke halaman?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 2: «Ini pohon ajaib yang harumnya sampai ke laut. Menurut anak-anak, bunganya sebesar apa?»
  4. Perkenalkan 3 kata: kuncup, semerbak, utusan.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti di akhir halaman 4, saat biji cengkih menggelinding masuk ke lubang tongkat Upu Hatunuku. Tanya: «Menurut anak-anak, apa yang akan terjadi pada biji di dalam tongkat itu?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda sebentar, lalu tanya: «Bagaimana bukit-bukit Ambon bisa menjadi harum?»
  3. Mengaplikasi: «Tongkat Upu Hatunuku»: anak bergiliran berjalan memegang gulungan kertas berisi biji kacang hijau, lalu menancapkannya di baskom tanah sampai biji jatuh keluar. Tanya: «Bagaimana biji cengkih bisa sampai ke kebun di Ambon?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 2 (pohon cengkih pertama) atau halaman 8 (buah pala yang bulat keemasan). Tanya saat mewarnai: «Di mana pohon cengkih yang pertama tumbuh?»
  5. Merefleksi: Bahas bersama: «Di mana pohon cengkih pertama tumbuh?», «Mengapa sultan akhirnya tersenyum dan tidak marah?», «Apa makanan wangi kesukaanmu? Maukah kamu membaginya dengan teman?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak menyebutkan satu hal harum yang ada di dalam cerita.
  2. Ulangi kata baru: kuncup, semerbak, utusan, subur, luluh.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu cium satu bumbu dapur dan ceritakan harumnya besok.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru