← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Asal Usul Ondel-Ondel

Usia 3–7 · 2 menit 57 detik · 9 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Kalau ada teman yang murung, apa yang bisa kita lakukan supaya ia tertawa lagi?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini kampung Betawi di pinggir sungai. Coba sebutkan, ada apa saja di sana?»
  4. Perkenalkan 3 kata: ijuk, balai, murung.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar halaman 1 sampai 3. Berhenti sesudah halaman 3, saat Kong Jali mengajak warga membuat boneka raksasa yang tersenyum. Tanya: «Boneka setinggi itu dibuat dari bahan apa, ya?»
  2. Memahami: Lanjutkan halaman 4 sampai 9. Jeda, lalu tanya: «Apa yang dilakukan anak yang sakit ketika ondel-ondel lewat?»
  3. Mengaplikasi: «Arak-arakan tung-tang-tung»: dua anak memegang kardus wajah tersenyum, yang lain berbaris di belakang. Guru menabuh kaleng tung-tang-tung; semua berjalan keliling kelas sambil bergoyang ke kiri lalu ke kanan. Tanya: «Ke arah mana kita bergoyang tadi?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 4 (warga bekerja bersama membuat rangka dan baju ondel-ondel). Sambil mewarnai, tanya: «Warga membuat ondel-ondel dari bahan apa saja?»
  5. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Bagaimana keadaan kampung sebelum ada ondel-ondel?», «Apa ide Kong Jali untuk membuat kampung gembira lagi?», «Pernahkah kamu melihat ondel-ondel? Bagaimana perasaanmu melihatnya?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Bergiliran, anak menceritakan bagaimana kampung itu sesudah ondel-ondel diarak keliling.
  2. Ulangi kata baru: ijuk, balai, murung, gambang kromong, diarak.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ajak keluarga bertepuk tung-tang-tung.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru