← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Asal Mula Pohon Sagu

Usia 3–7 · 3 menit 19 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah membagi bekalnya dengan teman? Bagaimana rasanya?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini papeda, bubur dari sagu. Dari mana sagu diambil?»
  4. Perkenalkan 3 kata: papeda, rawa, dermawan.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Bacakan halaman 1–5. Berhenti di halaman 5, ketika kakek berkata ia hanya berpindah ke rawa. Tanyakan: «Menjadi apa Kakek Sagu di rawa? Apa yang akan ditemukan cucu-cucunya?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanyakan: «Siapa yang tebakannya benar?»
  3. Mengaplikasi: pilih 1–2 ragam main. (a) Gerak mengambil sagu: anak-anak berdiri, menirukan tebang batang, tumbuk isinya, cuci dengan air, aduk papeda. Guru bertanya: «Setelah ditumbuk, diapakan?» (b) Bermain peran kampung lapar: satu anak jadi Kakek Sagu membagi «makanan» (balok) ke mangkuk teman-teman; ganti peran. Sisa waktu: mewarnai halaman 6 atau 8.
  4. Merefleksi: bahas kartu diskusi: «Apa yang dilakukan Kakek Sagu ketika kampungnya kekurangan makanan?», «Bagaimana cara mengambil tepung dari pohon sagu?», «Makanan apa yang paling membuatmu merasa hangat dan disayang?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: anak-anak mengulang urutan cerita: kakek berbagi, pohon di rawa, tepung, papeda.
  2. Ulangi kata baru: papeda, rawa, dermawan, lumbung, tepung, tunas.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanyakan makanan kesukaan keluarga.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru