← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Asal Mula Padi di Toraja

Usia 3–7 · 3 menit 4 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Kalau bekal kalian tinggal sepotong dan teman kalian lapar, apa yang kalian lakukan?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 2: «Ini Bua bertemu kakek asing di jalan setapak. Kakek itu terlihat bagaimana?»
  4. Perkenalkan 3 kata: setapak, benih, petak.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti di akhir halaman 4, saat kakek itu mengulurkan kantong kulit kecil. Tanya: «Menurut anak-anak, apa isi kantong kulit itu?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanya: «Siapa yang diundang Bua makan nasi pertama di halaman 7?»
  3. Mengaplikasi: «Petak bertingkat»: nampan dimiringkan, anak menyusun kardus dan batu menjadi petak bertingkat di atasnya. Guru menuang sedikit air dari sisi atas; air berhenti di tiap petak. Tanya: «Mengapa sawah di Toraja dibuat bertingkat seperti tangga?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 5 (kantong berisi biji keemasan) atau halaman 8 (lereng Toraja jadi tangga hijau). Tanya saat mewarnai: «Apa yang harus Bua lakukan dengan benih padi itu?»
  5. Merefleksi: Bahas bersama: «Menurutmu, mengapa Bua memberikan ubi terakhirnya kepada kakek asing?», «Pesan apa yang diberikan kakek dari negeri atas awan bersama benih padi?», «Makanan apa yang paling ingin kamu bagi bersama teman-temanmu?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak menyebutkan satu pekerjaan Bua di lereng, bergiliran.
  2. Ulangi kata baru: setapak, benih, petak, memahat, bulir.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu bagi satu makananmu dengan saudaramu.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru