Unduh di Google Play
Sampul cerita Milo mencari Rumah

Milo mencari Rumah

12 halaman2 menit 59 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

"Halo, teman-teman! Kenalkan, ini Milo. Milo adalah kucing kecil berwarna oranye yang sangat manis. Tapi sayangnya, Milo tidak punya rumah. Ia tinggal di dalam kardus tua yang dingin…."

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

"Hari ini, Milo membuat keputusan yang berani. Ia mengemas barang-barangnya dalam saputangan kecil. 'Aku akan berpetualang dan mencari keluarga yang menyayangiku!' kata Milo dengan semangat."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

"Di taman, Milo bertemu dengan Barnie, anjing pelacak yang baik hati. 'Guk! Guk! Pergilah ke seberang bukit, Milo. Di sana ada desa yang penduduknya sangat menyukai kucing,' kata Barnie."

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google Play
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

"Milo pun melanjutkan perjalanannya. Ia melangkah dengan hati-hati melewati jembatan kayu tua. Suara gemericik air sungai bernyanyi mengiringi langkah kaki Milo yang mungil."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

"Hup! Hup! Di padang rumput yang luas, Milo melihat seekor kupu-kupu yang sangat cantik. Ia lupa sejenak akan rasa lelahnya dan asyik bermain bersama kupu-kupu itu."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

"Tiba-tiba... tik.. tik.. tik.. Hujan turun dari langit! Wah, Milo harus cepat-cepat mencari tempat berteduh. Untung saja ada daun talas yang lebar untuk melindunginya dari hujan."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

"'Kwak! Kwak! Boleh aku ikut berteduh?' tanya Kiko si Katak. Milo tersenyum ramah dan menggeser duduknya. Di tengah hujan, Milo mendapatkan teman baru."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

"Hore! Hujannya sudah reda. Lihat ke atas, teman-teman! Ada pelangi yang indah sekali. Pelangi itu seolah-olah menunjuk jalan menuju desa yang diceritakan oleh Barnie."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

"Milo mengikuti arah pelangi dan sampailah ia di sebuah desa. Ia berhenti di depan rumah berpagar putih. Bunga-bunga matahari di halamannya seolah tersenyum menyambut Milo."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

"Milo memberanikan diri masuk ke teras. Wah, apa itu? Ada mangkuk merah muda berisi susu yang hangat! Perut Milo kebetulan sedang bernyanyi karena lapar. Nyam.. nyam.. enak sekali!"

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 11

"Kriet... Pintu rumah tiba-tiba terbuka. Seorang anak perempuan yang manis keluar dan terkejut bahagia. 'Wah, kucing yang lucu! Apakah kamu mau jadi sahabatku?' tanyanya dengan suara lembut."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 12

"Milo menggosokkan kepalanya ke tangan anak itu sambil mendengkur pelan. Akhirnya, perjalanan Milo selesai. Ia kini memiliki rumah yang hangat dan keluarga yang menyayanginya. Selamat tidur, Milo sayang."

Tentang cerita ini

Milo bukan tokoh cerita rakyat. Ia kucing oranye yang kami tulis sendiri untuk Cerita, supaya di rak ada juga kisah sehari-hari — tanpa raksasa, tanpa kutukan — yang aman didengarkan anak paling kecil menjelang tidur.

Di cerita ini Milo belum punya rumah dan memutuskan mencarinya sendiri. Sepanjang jalan ia bertemu Barnie si anjing yang menunjukkan arah, kehujanan dan berteduh di bawah daun besar, berbagi tempat berteduh dengan Kiko si katak, lalu mengikuti pelangi sampai ke sebuah rumah berpagar putih. Rumah pada akhirnya ternyata bukan bangunan, melainkan seseorang yang menunggu.

Cocok untuk usia 3–6 tahun, termasuk anak yang belum tahan cerita panjang: tiap halaman berdiri sendiri dan tidak ada bagian yang menakutkan. Sesudahnya bisa ditanyakan: siapa saja yang menolong Milo di jalan?

Untuk orang tua

Pesan moral

Jangan menyerah dengan keadaanmu sekarang — hal baik akan terjadi jika kita selalu berusaha. Keberanian Milo dan kebaikan teman-teman di perjalanan membawanya sampai ke rumah yang hangat.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Mengapa Milo memutuskan pergi berpetualang meninggalkan kardus tuanya?
  2. Siapa saja teman yang Milo temui di perjalanan, dan bagaimana mereka membantunya?
  3. Apa yang dilakukan Milo saat hujan turun? Bagaimana perasaannya setelah melihat pelangi?
  4. Menurutmu, bagaimana perasaan Milo saat akhirnya menemukan rumah yang hangat?
keberanian mencoba hal barukebaikan kepada sesamaarti rumah dan keluarga

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.