Unduh di Google Play
Sampul cerita Milo dan Kue Ulang Tahun

Milo dan Kue Ulang Tahun

10 halaman1 menit 51 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Besok Sari berulang tahun. Di atas meja dapur ada kue bulat dengan krim putih dan sepuluh stroberi merah di atasnya. Baunya manis sekali.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

"Jangan disentuh, ya, Milo," kata Ibu sambil menutup kue itu dengan tudung saji. Milo mengangguk. Ia sungguh-sungguh berniat menurut.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Malamnya Milo tidak bisa tidur. Ia turun ke dapur. "Hanya mencium baunya sekali lagi," katanya kepada dirinya sendiri.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google Play
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Cakarnya menyenggol tudung saji. Tudung itu jatuh. Milo kaget dan melompat — tepat ke atas meja, tepat di sebelah kue.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Satu stroberi menggelinding dan jatuh ke lantai. Milo memandanginya lama sekali. Lalu ia memakannya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Pagi harinya semua orang berkumpul. "Loh, stroberinya sembilan," kata Ibu. Semua mata melihat ke sekeliling. Perut Milo terasa dingin.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Lulu si kucing putih sedang duduk paling dekat dengan meja. Gampang sekali membiarkan semua orang mengira itu perbuatan Lulu.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Milo berjalan ke tengah ruangan. Ia mengeong satu kali, lalu menunduk dan menaruh telinganya ke belakang. Semua langsung mengerti.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

"Terima kasih sudah mengaku," kata Sari sambil berjongkok. "Sembilan stroberi juga cukup. Yang penting kamu jujur, Milo."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Sore itu mereka makan kue bersama di halaman. Milo mendapat sepotong kecil tanpa krim. Rasanya jauh lebih enak daripada stroberi semalam. Selamat tidur, Milo.

Tentang cerita ini

Cerita asli tentang Milo, kucing oranye yang kami tulis untuk Cerita. Besok Sari berulang tahun, dan di atas meja dapur sudah ada kue bulat dengan krim putih dan sepuluh stroberi merah di atasnya.

«Jangan disentuh, ya,» kata Ibu, dan Milo sungguh-sungguh berniat menurut. Tetapi malam itu ia tidak bisa tidur, turun ke dapur «hanya untuk mencium baunya sekali lagi», dan satu stroberi menggelinding jatuh ke lantai. Pagi harinya stroberinya tinggal sembilan, semua mata melihat ke sekeliling, dan Lulu si kucing putih kebetulan duduk paling dekat dengan meja. Gampang sekali membiarkan semua orang mengira itu perbuatan Lulu.

Cocok untuk usia 3–6 tahun. Cerita yang enak dipakai ketika di rumah sedang ada urusan «mengaku salah»; sesudahnya bisa ditanyakan: pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu mengakuinya, dan bagaimana perasaanmu setelah itu?

Untuk orang tua

Pesan moral

Mengaku salah memang berat, tetapi jauh lebih ringan daripada membiarkan orang lain disalahkan. Kejujuran lebih manis daripada apa pun yang kita ambil diam-diam.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Apa yang Ibu minta kepada Milo tentang kue itu?
  2. Mengapa Milo turun ke dapur pada malam hari?
  3. Siapa yang hampir disalahkan atas stroberi yang hilang?
  4. Bagaimana cara Milo mengaku?
  5. Pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu mengakuinya? Bagaimana perasaanmu setelah itu?

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.