

Halaman 1
«Tugas terakhir!» seru Raja Eurystheus dari gentong perunggunya. «Tugas kedua belas, yang paling sulit! Bawakan aku Kerberus — anjing penjaga dunia bawah!» Para pengawal pucat mendengarnya. Tapi Herkules memakai jubah kulit singanya dan mengangguk.

Halaman 2
Kerberus bukan anjing biasa. Ia punya tiga kepala dengan gigi-gigi tajam, dan ekornya adalah ular yang mendesis. Ia menjaga gerbang kerajaan Hades, dunia di bawah tanah — tempat yang belum pernah didatangi orang hidup.
Halaman 3
Herkules menemukan gua yang dalam dan gelap. Ia menyalakan obor dan melangkah turun, turun, turun. Jalannya sempit dan dingin. Suara tetes air bergema di kegelapan. Herkules terus berjalan tanpa gentar.
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
Di bawah terbentang dunia yang sunyi dan remang-remang. Sungai hitam mengalir pelan, dan kabut perak melayang di atas padang abu-abu. Di ujungnya berdiri istana batu yang megah — istana Hades, raja dunia bawah.
Halaman 5
Hades duduk di takhta batu hitam, tenang dan agung. «Manusia hidup di kerajaanku? Beraninya!» Herkules membungkuk hormat. «Raja Hades, aku datang bukan untuk mencuri. Eurystheus menyuruhku membawa Kerberus. Izinkanlah aku.»
Halaman 6
Hades berpikir lama. «Baiklah,» katanya akhirnya. «Kau boleh membawanya — dengan satu syarat. Taklukkan dia dengan kedua tanganmu saja. Tanpa panah, tanpa gada, tanpa senjata.» Herkules meletakkan semua senjatanya. «Aku setuju.»
Halaman 7
Di gerbang dunia bawah, Kerberus menunggu. Tiga kepala menggeram bersamaan, enam mata menyala, dan ekor ularnya mendesis. Herkules maju dengan tangan kosong — seperti dulu menghadapi Singa Nemea.
Halaman 8
Herkules memeluk leher Kerberus dengan kedua lengannya yang kuat. Ekor ular mematuk-matuk jubah kulit singa — tapi tidak tembus! Kerberus meronta sekuat tenaga. Pelukan Herkules tidak lepas. Akhirnya ketiga kepala menunduk. Kerberus menyerah.
Halaman 9
Herkules menuntun Kerberus naik ke dunia atas. Di mulut gua, anjing besar itu berkedip-kedip — ketiga kepalanya baru pertama kali melihat matahari. Herkules menepuknya pelan. «Ayo, tidak apa-apa. Kita hanya mampir sebentar.»
Halaman 10
Melihat Kerberus, Raja Eurystheus menjerit dan melompat ke dalam gentongnya. «Cukup! Aku percaya! Bawa dia kembali!» Herkules menepati janjinya: ia menuntun Kerberus pulang ke gerbang dunia bawah. Hades mengangguk. «Kau pemberani dan jujur.»
Halaman 11
Dua belas tugas sudah selesai. Singa, hidra, sapi merah, apel emas, Kerberus — semuanya! Herkules bebas. Malam turun di Yunani, dan bintang-bintang bersinar untuk sang pahlawan. Tidurlah nyenyak, seperti Herkules malam itu. Selamat tidur.
Tugas kedua belas — yang terakhir dan tersulit: membawa Kerberus, anjing berkepala tiga penjaga dunia bawah. Bagi orang Yunani, ini puncak seluruh kisah: Herkules turun ke tempat yang tak seorang pun ingin datangi, dan kembali. Setelah tugas ini ia bebas — dua belas pekerjaan selesai.
Kerberus sendiri hidup terus dalam bahasa: sampai sekarang penjaga yang galak dijuluki "cerberus" di banyak negara. Dan perhatikan bagaimana Herkules menang: bukan dengan senjata, melainkan dengan meminta izin kepada penguasa dunia bawah dan memegang janjinya — membawa sang anjing dengan tangan kosong, lalu mengembalikannya.
Cocok untuk usia 4–8 tahun. Kalau seri ini dibaca berurutan, malam ini pas untuk menengok ke belakang: tugas mana yang paling disukai anak? Yang dimenangkan dengan kekuatan, dengan akal, dengan kesabaran, atau dengan meminta baik-baik? Itulah sebenarnya peta seluruh perjalanan Herkules.
Selesaikan tugasmu sampai akhir dan tepati janjimu — itulah tanda pahlawan sejati.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.