← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Legenda Danau Paniai

Usia 3–7 · 3 menit 16 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Dari mana air di rumahmu: sumur, keran, atau sungai?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini honai, rumah bundar orang Mee di Papua. Apa bedanya dengan rumahmu?»
  4. Perkenalkan 3 kata: honai, lembah, memancar.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Bacakan halaman 1–4. Berhenti di halaman 4, ketika air terus keluar dan mengejar penduduk ke kaki bukit. Tanyakan: «Air tidak mau berhenti. Siapa yang bisa menghentikannya, dan bagaimana?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanyakan: «Apa yang dikatakan tetua kepada air?»
  3. Mengaplikasi: pilih 1–2 ragam main. (a) Gerak air: aba-aba «memancar», anak melompat dengan tangan ke atas; «mengalir», berjalan pelan berkelok; «tenang», duduk diam. Tanya: «Air yang tenang rasanya bagaimana?» (b) Bermain peran tetua dan air: sekelompok anak jadi air yang bergerak, satu anak jadi tetua yang membungkuk dan berkata «Cukup, sahabat Air»; air lalu rebah dan tenang. Bergantian. Sisa waktu: di halaman, tiap anak mengucapkan satu kalimat baik kepada pohon atau air keran, lalu mewarnai halaman 8.
  4. Merefleksi: bahas kartu diskusi: «Apa yang ditemukan dua anak di ladang ubi?», «Bagaimana tetua yang bijak membuat air berhenti?», «Kata-kata baik apa yang ingin kamu ucapkan kepada alam di sekitarmu?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: urutan cerita: batu ditemukan, air memancar, tetua berbicara, danau tenang.
  2. Ulangi kata baru: honai, lembah, memancar, bumbung, cangkul, tetua, bening.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ucapkan terima kasih kepada air ketika mandi.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru