← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Legenda Batu Banama

Usia 3–7 · 3 menit 26 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Barang apa di rumah yang paling kalian sayangi?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini seorang ibu yang sedang menenun. Menurut anak-anak, kain itu untuk siapa?»
  4. Perkenalkan 3 kata: banama, saudagar, tembikar.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 5. Berhenti di akhir halaman 5, saat perempuan itu meraba bekas luka di kepala Tangkiling dan berseru bahwa ia anaknya. Tanya: «Menurut anak-anak, apa yang akan dijawab Tangkiling?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda sebentar, lalu tanya: «Ke mana angin meletakkan banama yang kosong itu?»
  3. Mengaplikasi: «Banama pulang»: berpasangan, satu anak menunggu di tikar, satu berjalan berkeliling kelas sebagai banama lalu kembali. Yang menunggu menyambut: «Kau sudah pulang, Nak». Bertukar peran.
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 10 (batu berbentuk kapal di puncak Bukit Tangkiling). Tanya: «Apa yang Tangkiling sebut sebagai hartanya yang sebenarnya?»
  5. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Bagaimana Bawi Kuwu mengenali bahwa saudagar kaya itu anaknya?», «Apa janji Tangkiling kepada ibunya sebelum merantau?», «Menurutmu, harta apa yang paling berharga di rumahmu?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak bergiliran menyebutkan satu barang yang dibawa Tangkiling di banamanya.
  2. Ulangi kata baru: banama, saudagar, tembikar, samar, berlabuh.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ceritakan kepada ibu satu hal yang kamu kerjakan hari ini.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru