← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Biwar Sang Penakluk Naga

Usia 3–7 · 3 menit 29 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Apa yang sudah kamu bisa karena diajari ibu atau ayah?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini sungai besar di Papua. Mengapa orang-orang lari?»
  4. Perkenalkan 3 kata: tifa, menokok, mengungsi.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Bacakan halaman 1–5. Berhenti di halaman 5, setelah Biwar menabuh tifanya: dum, dum, dum. Tanyakan: «Siapa yang akan muncul dari sungai? Apa yang akan dilakukan Biwar?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanyakan: «Naga pergi ke mana? Apakah ia kembali?»
  3. Mengaplikasi: pilih 1–2 ragam main. (a) Gerak latihan Biwar: aba-aba guru «menokok sagu» (memukul pelan ke bawah), «menjaring ikan» (melempar lalu menarik), «menabuh tifa» (tepuk paha). Tanya: «Mengapa Biwar berlatih setiap hari?» (b) Bermain peran pulang ke kampung: Biwar berseru «Sungai sudah aman!», ibu dan penduduk kembali, anak-anak «berenang», ibu-ibu menokok sagu sambil bernyanyi. Naga tidak diperankan. Sisa waktu: mewarnai halaman 3 atau 9.
  4. Merefleksi: bahas kartu diskusi: «Apa saja yang diajarkan ibu kepada Biwar di hutan?», «Bagaimana cara Biwar memanggil naga keluar dari sungai?», «Siapa yang ingin kamu lindungi kalau kamu jadi pemberani seperti Biwar?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: urutan cerita: ibu mengajari, Biwar berlatih, tifa berbunyi, naga pergi, kampung ramai.
  2. Ulangi kata baru: tifa, menokok, mengungsi, hulu, cekatan, busur.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanyakan apa yang mereka pelajari waktu kecil.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru