← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Asal Usul Nama Banjarmasin

Usia 3–7 · 3 menit 14 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Dengan apa kalian berangkat ke sekolah pagi ini?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Di sini airnya lebih banyak daripada tanah. Di mana rumah-rumahnya berdiri?»
  4. Perkenalkan 3 kata: jukung, bandar, pasar terapung.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 3. Berhenti di akhir halaman 3, saat Patih Masih mengajak kampung-kampung bersatu. Tanya: «Menurut anak-anak, apa yang akan mereka kerjakan bersama-sama?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Bagaimana nama Bandar Masih berubah menjadi Banjarmasin?»
  3. Mengaplikasi: «Membangun bandar»: dalam kelompok anak bergiliran menambahkan satu balok sampai menjadi dermaga panjang; tidak boleh meletakkan dua kali berturut-turut. Tanya: «Siapa yang meletakkan balok sesudah kamu?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 5 (jukung merapat di pasar terapung). Tanya: «Apa yang dijual orang-orang di pasar terapung?»
  5. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa orang di muara Barito bepergian dengan jukung?», «Apa ajakan Patih Masih kepada para pemimpin kampung?», «Pernahkah kamu bergotong royong? Apa yang kalian kerjakan bersama?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak bergiliran menyebutkan satu barang yang ditukar orang di bandar Patih Masih.
  2. Ulangi kata baru: jukung, bandar, pasar terapung, muatan, dermaga.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu kerjakan satu pekerjaan rumah bersama-sama.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru

RPPH: Asal Usul Nama Banjarmasin — rencana kegiatan PAUD/TK | Cerita